BANDUNG – Sebanyak 110 pengemudi ojek pangkalan di kawasan Cigending, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, resmi terlindungi jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka didaftarkan secara gratis oleh Wadah Perisai Dezie Super Food dalam kegiatan bertajuk “Aman di Jalan, Tenang di Rumah,” Sabtu (18/4/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Pangkalan Ojeg Cigending sabtu (18/4) ini menjadi angin segar bagi para pekerja sektor informal yang selama ini rentan terhadap risiko kecelakaan kerja dan kehilangan penghasilan.

Ketua komunitas ojek Ojeg SAR Cigending, Asep Iwan, menjelaskan bahwa antusiasme anggota sangat tinggi karena adanya sejumlah kemudahan. Selain iuran ringan, pemerintah memberikan relaksasi iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sebesar 50% hingga Maret 2027.

“Para ojek bisa punya perlindungan kalau terjadi kecelakaan. Biaya pengobatan ditanggung penuh tanpa batas sesuai kebutuhan medis. Mereka tetap dapat penghasilan saat tidak bisa bekerja, bahkan keluarga tetap dapat santunan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” ujar Asep saat ditemui di lokasi.

Selain itu, seluruh peserta yang mendaftar pada kegiatan tersebut mendapatkan iuran awal gratis dari Perisai Dezie Super Food.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para ojek pangkalan dan pedagang di sekitar Alun-Alun Ujungberung, Wadah Perisai Dezie Super Food dan BPJS Ketenagakerjaan Cab. Bandung Suci menyerahkan secara simbolis:

6 helm keselamatan

8 paket sembako

Pemberian simbolis diberikan kepada tiga perwakilan, yakni Toha Sujana, Asep Iwan, dan Kusnadi, yang mewakili 30 orang pendaftar awal di lokasi tersebut. sementara Pak Toha Sujana merupakan peserta aktif yang tiap bulan rajin membayar iur menyisihkan dari hasil kerjanya sebagai ojeg pangkalan.

Asep Iwan, yang juga menjabat sebagai ketua ojek setempat, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, apalagi jika ada kecelakaan atau meninggal dunia karena rereongan kita gak sepenuhnya bisa membantu kalo ada kejadian.

“Kami sebagai ojek pangkalan merasa sangat terbantu dan diperhatikan. Kegiatan ini bukan hanya memberi bantuan, tapi juga membuka wawasan kami tentang pentingnya perlindungan kerja. Apalagi dengan didaftarkannya 110 orang dan iuran awal gratis, ini benar-benar meringankan kami,” ujarnya.

Ia menambahkan, kini para anggotanya bisa lebih tenang bekerja di jalan karena pencari nafkah keluarga di rumah juga ikut terlindungi.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Suci, Aztriana Novitasari, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara Mitra Wadah Perisai dan pekerja informal merupakan kunci perluasan kepesertaan.

“Kami sangat mengapresiasi peran aktif para Perisai Dezie Super Food yang telah memfasilitasi pendaftaran, termasuk pemberian iuran awal secara gratis. Ini adalah langkah nyata dalam memberikan perlindungan kepada pekerja, khususnya sektor informal,” ujar Aztriana.

Ia berharap dengan adanya perlindungan ini, para pekerja dapat bekerja lebih tenang dan keluarga di rumah merasakan rasa aman.

Ketua Wadah Perisai Dezie Super Food, Dewi Puspitawaty, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Perisai dalam memperluas jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi sekaligus memfasilitasi pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kolaborasi seperti ini akan terus kami perkuat agar semakin banyak pekerja yang terlindungi dan memiliki rasa aman dalam bekerja,” tandasnya.

Ke depan, BPJS Ketenagakerjaan bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memperluas kepesertaan, sehingga semakin banyak pekerja informal yang terlindungi dan sejahtera.